Dari Abdullah bin Mas’ud رضىالله عنه berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda عليكم بالصدق فان الصدق يهدي الى البر وان البر يهدي الى الجنة وما يزال الرجل يصدق ويتحرى الصدق حتى يكتب عند الله صديقا ........ “Berpeganglah kalian kepada kejujuran, karena itu akan membimbing kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Senantiasa seorang hamba berbuat jujur dan membiasakan sifat ini hingga dia dicatat di sisi Allah ta’ala sebagai seorang yang shiddiq (jujur). ....
Kamis, 12 Juli 2012
Melukis Cinta Di Langit Kejujuran
"Kejujuran adalah ruh dari cinta itu sendiri.
Dia merupakan bahan dasar dari cinta itu sejatinya.
Kejujuran adalah sisi lain dari sisi cinta yang tak bisa kita hilangkan.
Maka jika tak jujur,itu tanda diri kita tak cinta lagi...
Disinilah kita harus menyelami samudra niat kita selama ini.
Untuk apa kita menikah?
Untuk apa menikahinya?
Jujurlah pada nuranimu yang bening itu...
Agar jika niat kita selama ini salah.
Selama ini tak jujur,bisa kita perbaiki,bisa kita bangun lagi dari titik nol.
Titik penumbuhan cinta...!
Karena betapa banyak orang yang mengakhiri biduk rumah tangganya,karena diawal mereka tak jujur...
Menikahi karena kecantikannya semata.
Begitu datang yang lebih cantik menggodanya,ia jatuh,ia hancur,ia maksiat.
Maka bubarlah rumah tangga itu..!
Atau orang-orang yang menikah karena jabatan semata,karena melihat status sosial semata.
Maka begitu jabatan itu hilang,maka begitu Allah mengujinya dengan kemiskinan...
Maka bubarlah rumah tangga itu..!
Inilah potret mereka yang tak jujur pada niatnya.
Yang ada akhir yang tak menyenangkan diperjalanan sejarah rumah tangganya.
Ketika Aku Ingin Menikah
"Wahai Rabb semesta alam.
Ku ingin menikah atas perintah-Mu.
Sungguh ku sangat khawatir tak mampu menjalankan perintah-Mu.
Tak berpijak nafsu atau kepentinganku,tapi tuk harap ridha-Mu.
Wahai Maha Penggerak hati.
Izinkanlah hati ini tunduk dalam biduk cinta keshalihan.
Terpatri ikrar Ilahiyah dan Tauhid.
Jangan kau biarkan hatiku keras membatu karena nafsu.
Terombang-ambing atas cinta,harapan fana nan semu.
Kini hatiku gelisah tak menentu ya Rabb.
Air mata seolah tak terbendung karena khawatir akan fitnah.
Takut akan kehancuran pribadiku,karena godaan syaitan mengusik sepanjang waktu.
Iman ini mulai rapuh dan ragu pada janji-Mu.
Ku sadari Ya Rabb,saat ini pernikahan adalah ujian terbesarku.
Orientasi dan kecintaan pada diri-Mu kini Kau uji.
Kau suguhkan harta,tahta dan paras menarik semata.
Ya Rabb,lindungi dan mampukan diriku,untuk lolos ujian-Mu.
Jangan gagalkan aku memperoleh ridha-Mu ya Rabb.
Ku sadari begitu banyak pejuang yang gagal dalam ujian ini.
Terbelenggu oleh duniawi dan kebahagiaan sesaat.
Terjebak oleh nafsu dan romantika keruh.
Melepaskan perjuangan hingga hilang hanyut dalam kenistaan cinta yang fana.
Banyak cinta yang datang menghampiri dan aku resah ya Rabb.
Ketika itu tak lahir dari syariat-Mu.
Bukan dalam kerangka Iman dan Islam.
Bukan untuk-Mu tapi hanya untukku.
Ya Rabb,hanya pada-Mu aku berkesah.
Karena hanya pada-Mu aku berlindung dan memohon.
Tunjukilah jalan yang benar dan lurus ya Rabb.
Jalan yang Kau ridhai bukan jalan yang Kau celakakan.
Mampukah aku memenuhi perintah-Mu untuk menikah.
Hindarkan dari kehancuran dan kehinaan.
Kokohkan niat untuk melangkah dalam kesucian.
Luluskan dalam menghadapi ujian-Mu...
Demi Allah aku menikah...
Laa illaha illallah Muhammadarrasulullah...
Ku ingin menikah atas perintah-Mu.
Sungguh ku sangat khawatir tak mampu menjalankan perintah-Mu.
Tak berpijak nafsu atau kepentinganku,tapi tuk harap ridha-Mu.
Wahai Maha Penggerak hati.
Izinkanlah hati ini tunduk dalam biduk cinta keshalihan.
Terpatri ikrar Ilahiyah dan Tauhid.
Jangan kau biarkan hatiku keras membatu karena nafsu.
Terombang-ambing atas cinta,harapan fana nan semu.
Kini hatiku gelisah tak menentu ya Rabb.
Air mata seolah tak terbendung karena khawatir akan fitnah.
Takut akan kehancuran pribadiku,karena godaan syaitan mengusik sepanjang waktu.
Iman ini mulai rapuh dan ragu pada janji-Mu.
Ku sadari Ya Rabb,saat ini pernikahan adalah ujian terbesarku.
Orientasi dan kecintaan pada diri-Mu kini Kau uji.
Kau suguhkan harta,tahta dan paras menarik semata.
Ya Rabb,lindungi dan mampukan diriku,untuk lolos ujian-Mu.
Jangan gagalkan aku memperoleh ridha-Mu ya Rabb.
Ku sadari begitu banyak pejuang yang gagal dalam ujian ini.
Terbelenggu oleh duniawi dan kebahagiaan sesaat.
Terjebak oleh nafsu dan romantika keruh.
Melepaskan perjuangan hingga hilang hanyut dalam kenistaan cinta yang fana.
Banyak cinta yang datang menghampiri dan aku resah ya Rabb.
Ketika itu tak lahir dari syariat-Mu.
Bukan dalam kerangka Iman dan Islam.
Bukan untuk-Mu tapi hanya untukku.
Ya Rabb,hanya pada-Mu aku berkesah.
Karena hanya pada-Mu aku berlindung dan memohon.
Tunjukilah jalan yang benar dan lurus ya Rabb.
Jalan yang Kau ridhai bukan jalan yang Kau celakakan.
Mampukah aku memenuhi perintah-Mu untuk menikah.
Hindarkan dari kehancuran dan kehinaan.
Kokohkan niat untuk melangkah dalam kesucian.
Luluskan dalam menghadapi ujian-Mu...
Demi Allah aku menikah...
Laa illaha illallah Muhammadarrasulullah...
17 HADIST MENUJU PEREMPUAN SHALEHAH
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat, saudaraku fillah,
"Perempuan yang shalehah lebih baik daripada 1000 lelaki
yang shaleh"
Berikut 17 hadis diantaranya:
1. Taat Beragama
Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi,pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat. (HR Bukhari dan Muslim)
2. Penyabar
Barangsiapa yang diuji oleh anak-anak perempuannya lalu dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka. (Siti Aisyah ra)
3. Amanah
Oleh sebab itu, perempuan yang shalehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah (menyuruh) memeliharanya. (QS An-Nisaa' : 34)
Sebaik-baik istri yaitu yang meyenangkanmu ketika kamu lihat; taat kepadamu ketika kamu suruh, menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi. (HR Thabarani, Riwayat 'Abdullah bin Salam)
4. Besar Cintanya
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur dan besar cintanya. (HR Thusy)
Doa perempuan itu lebih makhbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda , ” Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
5. Bukan Pencemburu Buta
Seorang perempuan tidak boleh meminta suaminya menceraikan istrinya (yang lain) supaya berkecukupan tempat makannya (nafkahnya). (HR Tirmidzi, Riwayat Abu Hurairah)
6. Patuh dan Taat
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita, mengurus keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, membentengi dirinya dari laki-laki lain, mau mendengar ucapan suami dan menaati perintahnya, dan bila bersendirian dengan suaminya ia pasrahkan dirinya pada kehendak suaminya, serta tidak berlaku dingin kepada suaminya. (HR Thusy)
Perempuan yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
7. Menyayangi Anak Kecil
Perempuan Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil. (HR Ahmad, Bukhari dan Muslim)
Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT
8. Tabah Menderita
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita mengurus keluarganya. (HR Thusy)
9. Memikat Hati
Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendakinya.
10. Perangai dan Kata-katanya Menyenangkan
"... istri yang kalau engkau lihat, menjengkelkanmu, ucapannya menyakiti kamu, dan kalau engkau pergi, engkau merasa tidak percaya bahwa ia dapat menjaga dirinya dan hartamu... (HR Ahmad. Hadits yang semakna dengan ini riwayat oleh Thabarani, Bazzar dan Hakim)
11. Senang Bersilahturahmi
Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
12. Pandai Menyimpan Rahasia
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia. (HR Thusy)
13. Hemat
Perempuan Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil dan pandai mengurus harta suaminya yang sedikit. (HR Ahmad, Bukhari dan Muslim)
Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
14. Tidak Materialistis
Ada empat perkara, siapa mendapatkannya berarti kebaikan dunia dan akhirat, yaitu hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, bersabar ketika mendapatkan musibah, dan perempuan yang mau dikawini bukan bermaksud menjerumuskan (suaminya) ke dalam perbuatan maksiat dan bukan menginginkan hartanya. (HR Thabarani, Hadits Hasan, Riwayat Ibnu 'Abbas ra)
Sesungguhnya perempuan yang membawa berkah yaitu, bilamana ia mudah dilamar, murah maskawinnya, dan subur peranakannya. (HR Ibnu Hibban, Hakim, dan lain-lain, Riwayat Siti 'Aisyah ra).
15. Tidak Bersolek (selain untuk suaminya)
Perempuan-perempuan yang gemar minta cerai, perempuan-perempuan pesolek (di luar rumah) adalah perempuan-perempuan munafik. (HR Abu Nu'aim)
16. Tidak Memakai Parfum (selain untuk suaminya)
Jika seorang perempuan mengenakan parfum, lalu ia melewati sekelompok manusia agar mereka mencium bau wanginya, maka ia adalah begini dan begitu. Rasulullah saw, telah berkata dengan perkataan yang sangat keras. Dan dalam sebagian lafadz disebutkan "Maka perempuan itu adalah pelacur.” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan Nasāi; HASAN SHAHIH)
17. Tidak Memakai Perhiasan (selain untuk suaminya)
Tiga orang yang tidak perlu kamu tanyakan tentang mereka; Laki-laki yang memisahkan diri dari jama'ah dan ia berselisih dengan pemimpinnya, lalu ia meninggal sebelum selesai perselisihan tersebut; Seorang budak (laki-laki atau perempuan) yang menentang tuannya, lalu ia meninggal; Seorang perempuan yang ketika suaminya pergi padahal kebutuhan hidupnya di dunia telah di cukupi, kemudian ia bertabarruj, maka kamu tidak perlu lagi menanyakan tentang mereka. (HR. Ahmad, Hakim dan Bukhari dalam kitab al-adāb al-mufrad; SHAHIH, Riwayat Fadhalah bin 'Ubaid ra).
♥ Ad-dunya mata' , khoirul mata' al mar'atus sholich ♥
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.
Sahabat, saudaraku fillah,
"Perempuan yang shalehah lebih baik daripada 1000 lelaki
yang shaleh"
Berikut 17 hadis diantaranya:
1. Taat Beragama
Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi,pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat. (HR Bukhari dan Muslim)
2. Penyabar
Barangsiapa yang diuji oleh anak-anak perempuannya lalu dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka. (Siti Aisyah ra)
3. Amanah
Oleh sebab itu, perempuan yang shalehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah (menyuruh) memeliharanya. (QS An-Nisaa' : 34)
Sebaik-baik istri yaitu yang meyenangkanmu ketika kamu lihat; taat kepadamu ketika kamu suruh, menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi. (HR Thabarani, Riwayat 'Abdullah bin Salam)
4. Besar Cintanya
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur dan besar cintanya. (HR Thusy)
Doa perempuan itu lebih makhbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda , ” Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
5. Bukan Pencemburu Buta
Seorang perempuan tidak boleh meminta suaminya menceraikan istrinya (yang lain) supaya berkecukupan tempat makannya (nafkahnya). (HR Tirmidzi, Riwayat Abu Hurairah)
6. Patuh dan Taat
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita, mengurus keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, membentengi dirinya dari laki-laki lain, mau mendengar ucapan suami dan menaati perintahnya, dan bila bersendirian dengan suaminya ia pasrahkan dirinya pada kehendak suaminya, serta tidak berlaku dingin kepada suaminya. (HR Thusy)
Perempuan yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
7. Menyayangi Anak Kecil
Perempuan Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil. (HR Ahmad, Bukhari dan Muslim)
Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT
8. Tabah Menderita
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita mengurus keluarganya. (HR Thusy)
9. Memikat Hati
Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendakinya.
10. Perangai dan Kata-katanya Menyenangkan
"... istri yang kalau engkau lihat, menjengkelkanmu, ucapannya menyakiti kamu, dan kalau engkau pergi, engkau merasa tidak percaya bahwa ia dapat menjaga dirinya dan hartamu... (HR Ahmad. Hadits yang semakna dengan ini riwayat oleh Thabarani, Bazzar dan Hakim)
11. Senang Bersilahturahmi
Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
12. Pandai Menyimpan Rahasia
Sesungguhnya perempuan yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia. (HR Thusy)
13. Hemat
Perempuan Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil dan pandai mengurus harta suaminya yang sedikit. (HR Ahmad, Bukhari dan Muslim)
Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
14. Tidak Materialistis
Ada empat perkara, siapa mendapatkannya berarti kebaikan dunia dan akhirat, yaitu hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, bersabar ketika mendapatkan musibah, dan perempuan yang mau dikawini bukan bermaksud menjerumuskan (suaminya) ke dalam perbuatan maksiat dan bukan menginginkan hartanya. (HR Thabarani, Hadits Hasan, Riwayat Ibnu 'Abbas ra)
Sesungguhnya perempuan yang membawa berkah yaitu, bilamana ia mudah dilamar, murah maskawinnya, dan subur peranakannya. (HR Ibnu Hibban, Hakim, dan lain-lain, Riwayat Siti 'Aisyah ra).
15. Tidak Bersolek (selain untuk suaminya)
Perempuan-perempuan yang gemar minta cerai, perempuan-perempuan pesolek (di luar rumah) adalah perempuan-perempuan munafik. (HR Abu Nu'aim)
16. Tidak Memakai Parfum (selain untuk suaminya)
Jika seorang perempuan mengenakan parfum, lalu ia melewati sekelompok manusia agar mereka mencium bau wanginya, maka ia adalah begini dan begitu. Rasulullah saw, telah berkata dengan perkataan yang sangat keras. Dan dalam sebagian lafadz disebutkan "Maka perempuan itu adalah pelacur.” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan Nasāi; HASAN SHAHIH)
17. Tidak Memakai Perhiasan (selain untuk suaminya)
Tiga orang yang tidak perlu kamu tanyakan tentang mereka; Laki-laki yang memisahkan diri dari jama'ah dan ia berselisih dengan pemimpinnya, lalu ia meninggal sebelum selesai perselisihan tersebut; Seorang budak (laki-laki atau perempuan) yang menentang tuannya, lalu ia meninggal; Seorang perempuan yang ketika suaminya pergi padahal kebutuhan hidupnya di dunia telah di cukupi, kemudian ia bertabarruj, maka kamu tidak perlu lagi menanyakan tentang mereka. (HR. Ahmad, Hakim dan Bukhari dalam kitab al-adāb al-mufrad; SHAHIH, Riwayat Fadhalah bin 'Ubaid ra).
♥ Ad-dunya mata' , khoirul mata' al mar'atus sholich ♥
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.
my mother beloved ...
bu.....kami tahu banyak sekali kedustaanmu pada kami....
engkau selalu mengalah pada kami...
engkau selalu mementingkan kami dari pada kepentinganmu....
engkau selalu memikirkan kami ....
engkau selalu mendahulukan kami...
ibu....sungguh dustanya kami padamu...
kami tak melihat itu semua....kami tak pernah membaca itu semua...
dengan seenaknya kami melakukan..tanpa berpikir keadaanmu...
ibu...engkau begitu sabar menghadapi kami...
kenakalan kami...kadang perintahmupun kadang kami lalaikan..kami selalu mencari-cari alasan...
tapi..engkau sungguh tabah menghadapi kami...
ibu....
saat ini,,kami belum bisa memberikan kepadamu yang terbaik...
kami menginginkan engkau tersenyum pada kami atas keberhasilan kami...
semua itu akan terjadi karena doamu yang tulus dan ikhlas ..
yang selalu Allah perdengarkan lantunan doamu..
ibu...
hanya sebuah doa yang selalu kami lantunkan seusai sholat...
maafkan kami bu....
atas semua kesalahan kami..kekhilafan kami...kenakalan kami...
ibu...
engkau adalah semangat perjuanganku...
engkau selalu memotivasiku...
di kala kami jenuh..ku teringat wajahmu..nasihatmu..
kejenuhan itu hilang...
ibu...
di kala kami sakit..engkau hatimu gelisah...
sampai engkau mengatakan..."ya Allah..biar aku ae seng di wehi loro...ojok anakku...sakno..."
sungguh besar pengorbananmu...
mulai engkau mengandungku..melahirkanku..merawatku...dan...banyak sekali pengorbananmu...
ibu...
sungguh kami tak mampu untuk membalas jasa-jasamu...
dengan apa kami bisa membalas semua ini???
ya Allah....
ampunilah dosa-dosa kedua orang tuaku....
maafkanlah mereka...
bimbinglah mereka...
ya Allah..
maafkanlah dosa-dosa kami kepada mereka....
maafkanlah kenakalan kami...
rahmatilah mereka...
ya Allah...
berikanlah kesempatanku untuk membahagiakan kedua orang tua kami....
engkau selalu mengalah pada kami...
engkau selalu mementingkan kami dari pada kepentinganmu....
engkau selalu memikirkan kami ....
engkau selalu mendahulukan kami...
ibu....sungguh dustanya kami padamu...
kami tak melihat itu semua....kami tak pernah membaca itu semua...
dengan seenaknya kami melakukan..tanpa berpikir keadaanmu...
ibu...engkau begitu sabar menghadapi kami...
kenakalan kami...kadang perintahmupun kadang kami lalaikan..kami selalu mencari-cari alasan...
tapi..engkau sungguh tabah menghadapi kami...
ibu....
saat ini,,kami belum bisa memberikan kepadamu yang terbaik...
kami menginginkan engkau tersenyum pada kami atas keberhasilan kami...
semua itu akan terjadi karena doamu yang tulus dan ikhlas ..
yang selalu Allah perdengarkan lantunan doamu..
ibu...
hanya sebuah doa yang selalu kami lantunkan seusai sholat...
maafkan kami bu....
atas semua kesalahan kami..kekhilafan kami...kenakalan kami...
ibu...
engkau adalah semangat perjuanganku...
engkau selalu memotivasiku...
di kala kami jenuh..ku teringat wajahmu..nasihatmu..
kejenuhan itu hilang...
ibu...
di kala kami sakit..engkau hatimu gelisah...
sampai engkau mengatakan..."ya Allah..biar aku ae seng di wehi loro...ojok anakku...sakno..."
sungguh besar pengorbananmu...
mulai engkau mengandungku..melahirkanku..merawatku...dan...banyak sekali pengorbananmu...
ibu...
sungguh kami tak mampu untuk membalas jasa-jasamu...
dengan apa kami bisa membalas semua ini???
ya Allah....
ampunilah dosa-dosa kedua orang tuaku....
maafkanlah mereka...
bimbinglah mereka...
ya Allah..
maafkanlah dosa-dosa kami kepada mereka....
maafkanlah kenakalan kami...
rahmatilah mereka...
ya Allah...
berikanlah kesempatanku untuk membahagiakan kedua orang tua kami....
Advice for my soul ..
O me ... if you read
this message by presenting God in you, with a sincere heart, feel at
peace sign means you are still alive. God has given you a chance. ?
Opportunity to repent, the opportunity to establish relationship with
God, an opportunity to improve themselves, a chance to multiply good
deeds, the opportunity to establish good relations between fellow human
beings, the chance to mempebaiki quality of life and the life, the
opportunity to address all the grief and suffering with sincerity and
patience, opportunity to succeed and succeed, the opportunity to achieve
the ideals and desires, the opportunity to build a dream, and other
opportunities on many things.
O my soul .. lo your right, look left, many people who can not get a chance to live because they have a short life ... they have returned to God's presence .. they only bring their deeds during his lifetime .. not necessarily their deeds can help them in the afterlife .. they are embarrassed to God .. what will they be shown to God? But their own deeds .. While you see, you are still alive. So do not delay the improvement of life. Starting from the smallest, can you fix. Especially the quality of your prayers. Nonsense of life improvement effort will succeed when you pray do not solve. My soul, please do not make mistakes as strong mungkinengkau and new evils again. Resist the carnal passions, do not you indulge. Ask God's help and guidance with a full sense of His belief in HIS. Remember ... .. rest assured God will help you.
O my soul, two things must you sow today, while you are still alive: first, look at your treasure is valuable, if any, charity in Allah's way. To redeem your mistake and as a charity that everyone knows can facilitate your business in the world, the grave and the hereafter. Secondly, that no one detikpun of your valuable time is wasted because you are still blessed with life, unless you are doing good, doing good and doing good. Indeed, if death has come, can no longer be postponed, and we can no longer change anything behind us. such as the word of God:
"And spend some of what We have given you before death come unto one of you, and he said, 'My Lord, why have you not suspend my end for a minute that cause I can bersedekahdan I include those who do good? 'Unfortunately, Allah will not suspend a person's death if it has come time of his death. And Allah is Aware of what ye do. "(Surat al-Munafiqun: 10-11)
O my soul, in fact a difficulty, problem, disease, suffering, etc. is a gift from Him. With it we can correct yourself and get closer to the Supreme All-HIS. In addition, we should be grateful and sincerely accept it. Because God loves us. But the brain is often mean that everything is harmful, painful, excruciating feelings, and lost, everything is a disaster. Though it is no accident but rather a test or pleasure. if precisely the things that we can increasingly appreciate the gift of God, growing faith, and the closer to Him. And we believe that God will not give it a test to his servant exceeded his limits.
O my soul, the real fun is the problem. When? When pleasure leads us to the condition of Kufr favors, pious so wrong, so pious tyrant, reduced faith, as well as increases away from God. If this condition happens, then we should call it a disaster, or exams. Just think, when ill, we are close to God. We pray, pray, and all the virtues we do. Once healthy, we forget. Rarely or kadang2 Pray, pray and even then sometimes forced, to do a little good but munkar often done. Na'udzubillahi min forbid. When hard, we moan, ask God's help by praying, weeping uncontrollably to feel close to God. But so happy, we forget. When not having a job, diligently praying sunnah. Once a job, forgotten sunnah prayers. And so on. Naudzubillahi min forbid.
O my soul, days ago, the days that had passed, certainly a lot of hard and happy stories are recorded in our minds. Learn the story of where we want to live in the days ahead. Do not choose a way of life that makes you unhappy. Do not choose a way of life that makes you hard. Choose the way of life that makes you unpopular Allah and His Messenger.
O my soul .. As a believer, we have determined that this day should be better than yesterday, better than any side, including better than the side of science, faith, and devotion. No problem we got past that bad, as long as we always strive to continually improve themselves and continue to improve themselves to God saw you have change for the better. Since our Prophet said:
"Those who undergo this same day by day yesterday so he included a loss. Moreover, if today is worse than yesterday. A person is lucky when the day is better than yesterday. "
O my soul .. not necessary to be ashamed if you ever coupled with bad titles and berkehidupan bad. Precisely shame when you never change your life path. We know that the past, present and future is a different time dimension. The past has become history, we can only remember him, to see the records of events that are on it. Meanwhile, what of the future? He is still a mystery. So, certainly and truly belongs to us is the present. He is a gift from God that we welcome and worthy of our best advantage. He shall determine the merits of our future. He also is able to fix our bad records in the past. Therefore, perlalukan past such as the rearview mirror. Suffice it is seen occasionally as a guide. Our greatest task is to live the present with great earnestness and looked at the future with the full calculation. Too focused on the past will only be wasting time in vain. Forget the burden of suffering, forget all the sorrow and the bitter memory that may be incurable. Discard all of it and face the future with new eyes. If today goes without involving God, or even forget about him, it is time to walk with God and always remember Him.
O my soul .. not ashamed to man when you do evil and reap evil consequences, because it is not those who gave us food and drink. However, shame to God. Do not despair if you're also experiencing a failure, whatever it is bitter. Because what you need is the courage to face the future with optimism and renewed hope, unwavering intention to organize life, fix what needs to be repaired, and the pursuit of evil with goodness.
O my soul .. You can still fix what needs fixing. You can still change what you want to change. You can still catch what you wanted to pursue. You can still achieve what you want to accomplish. You can still accomplish what is still a problem. You can still beg forgiveness and apologize for any oversight. Because you are still alive .. You will never be late until it's time you turned off, because when we're dead, we just accept fate.
O my soul, no man is perfect in this world. Anyone person definitely has its drawbacks, though a prophet, though, people hebatpun, who holds various titles. Humans rather humiliating shortcomings. Humiliating people is the feeling that he does not have flaws. Feel perfect, so he denies the truth. If anything does not have flaws, so consider yourself already a perfect imperfection. This is the beginning of the destruction. Indeed the most perfect is God. This is what people usually forget him.
O my soul ... morning start your day with fun and excitement, then throughout your day be filled with happiness. Confidence is a prayer. Be assured only on positive things. Because of the positive things only happen to those who are able to think positively. Remember, the magic only happens to those who believe in miracles. Do not believe you can not get out of trouble. Because the way out the problems that will come when we believe that we are able to solve it. Do not believe you can not recover from an illness. Since your recovery is coming along with you believe that you will recover. Iringilah strength of your convictions by improving the quality of worship to God and relationship to humans and the environment. Hopefully, your faith is more likely to become reality.
O my soul ... Besarkanlah your heart with the greatness of Allah, your Lord. Do not believe in mind that sometimes teaches at the desperation and weakness. Get out of the environment that brings you into a bad or evil inheritance. Go to a collection of people who hold good. This is the chain of kindness. Tabunglah as much kindness that saved your life. Fortunately for you, O my soul, has a God, God's forgiveness and His mercy is unlimited. As in a hadith qudsi ...
God said, "When a servant came to Me with sins area of the earth and sky, I'll accept it with forgiveness and mercy area of earth and heaven, too."
Hopefully we can all melakuakan the best bit by bit. God is always beside us. God always includes us. He was Maha Accept our repentance.
And Allaah knows best.
O my soul .. lo your right, look left, many people who can not get a chance to live because they have a short life ... they have returned to God's presence .. they only bring their deeds during his lifetime .. not necessarily their deeds can help them in the afterlife .. they are embarrassed to God .. what will they be shown to God? But their own deeds .. While you see, you are still alive. So do not delay the improvement of life. Starting from the smallest, can you fix. Especially the quality of your prayers. Nonsense of life improvement effort will succeed when you pray do not solve. My soul, please do not make mistakes as strong mungkinengkau and new evils again. Resist the carnal passions, do not you indulge. Ask God's help and guidance with a full sense of His belief in HIS. Remember ... .. rest assured God will help you.
O my soul, two things must you sow today, while you are still alive: first, look at your treasure is valuable, if any, charity in Allah's way. To redeem your mistake and as a charity that everyone knows can facilitate your business in the world, the grave and the hereafter. Secondly, that no one detikpun of your valuable time is wasted because you are still blessed with life, unless you are doing good, doing good and doing good. Indeed, if death has come, can no longer be postponed, and we can no longer change anything behind us. such as the word of God:
"And spend some of what We have given you before death come unto one of you, and he said, 'My Lord, why have you not suspend my end for a minute that cause I can bersedekahdan I include those who do good? 'Unfortunately, Allah will not suspend a person's death if it has come time of his death. And Allah is Aware of what ye do. "(Surat al-Munafiqun: 10-11)
O my soul, in fact a difficulty, problem, disease, suffering, etc. is a gift from Him. With it we can correct yourself and get closer to the Supreme All-HIS. In addition, we should be grateful and sincerely accept it. Because God loves us. But the brain is often mean that everything is harmful, painful, excruciating feelings, and lost, everything is a disaster. Though it is no accident but rather a test or pleasure. if precisely the things that we can increasingly appreciate the gift of God, growing faith, and the closer to Him. And we believe that God will not give it a test to his servant exceeded his limits.
O my soul, the real fun is the problem. When? When pleasure leads us to the condition of Kufr favors, pious so wrong, so pious tyrant, reduced faith, as well as increases away from God. If this condition happens, then we should call it a disaster, or exams. Just think, when ill, we are close to God. We pray, pray, and all the virtues we do. Once healthy, we forget. Rarely or kadang2 Pray, pray and even then sometimes forced, to do a little good but munkar often done. Na'udzubillahi min forbid. When hard, we moan, ask God's help by praying, weeping uncontrollably to feel close to God. But so happy, we forget. When not having a job, diligently praying sunnah. Once a job, forgotten sunnah prayers. And so on. Naudzubillahi min forbid.
O my soul, days ago, the days that had passed, certainly a lot of hard and happy stories are recorded in our minds. Learn the story of where we want to live in the days ahead. Do not choose a way of life that makes you unhappy. Do not choose a way of life that makes you hard. Choose the way of life that makes you unpopular Allah and His Messenger.
O my soul .. As a believer, we have determined that this day should be better than yesterday, better than any side, including better than the side of science, faith, and devotion. No problem we got past that bad, as long as we always strive to continually improve themselves and continue to improve themselves to God saw you have change for the better. Since our Prophet said:
"Those who undergo this same day by day yesterday so he included a loss. Moreover, if today is worse than yesterday. A person is lucky when the day is better than yesterday. "
O my soul .. not necessary to be ashamed if you ever coupled with bad titles and berkehidupan bad. Precisely shame when you never change your life path. We know that the past, present and future is a different time dimension. The past has become history, we can only remember him, to see the records of events that are on it. Meanwhile, what of the future? He is still a mystery. So, certainly and truly belongs to us is the present. He is a gift from God that we welcome and worthy of our best advantage. He shall determine the merits of our future. He also is able to fix our bad records in the past. Therefore, perlalukan past such as the rearview mirror. Suffice it is seen occasionally as a guide. Our greatest task is to live the present with great earnestness and looked at the future with the full calculation. Too focused on the past will only be wasting time in vain. Forget the burden of suffering, forget all the sorrow and the bitter memory that may be incurable. Discard all of it and face the future with new eyes. If today goes without involving God, or even forget about him, it is time to walk with God and always remember Him.
O my soul .. not ashamed to man when you do evil and reap evil consequences, because it is not those who gave us food and drink. However, shame to God. Do not despair if you're also experiencing a failure, whatever it is bitter. Because what you need is the courage to face the future with optimism and renewed hope, unwavering intention to organize life, fix what needs to be repaired, and the pursuit of evil with goodness.
O my soul .. You can still fix what needs fixing. You can still change what you want to change. You can still catch what you wanted to pursue. You can still achieve what you want to accomplish. You can still accomplish what is still a problem. You can still beg forgiveness and apologize for any oversight. Because you are still alive .. You will never be late until it's time you turned off, because when we're dead, we just accept fate.
O my soul, no man is perfect in this world. Anyone person definitely has its drawbacks, though a prophet, though, people hebatpun, who holds various titles. Humans rather humiliating shortcomings. Humiliating people is the feeling that he does not have flaws. Feel perfect, so he denies the truth. If anything does not have flaws, so consider yourself already a perfect imperfection. This is the beginning of the destruction. Indeed the most perfect is God. This is what people usually forget him.
O my soul ... morning start your day with fun and excitement, then throughout your day be filled with happiness. Confidence is a prayer. Be assured only on positive things. Because of the positive things only happen to those who are able to think positively. Remember, the magic only happens to those who believe in miracles. Do not believe you can not get out of trouble. Because the way out the problems that will come when we believe that we are able to solve it. Do not believe you can not recover from an illness. Since your recovery is coming along with you believe that you will recover. Iringilah strength of your convictions by improving the quality of worship to God and relationship to humans and the environment. Hopefully, your faith is more likely to become reality.
O my soul ... Besarkanlah your heart with the greatness of Allah, your Lord. Do not believe in mind that sometimes teaches at the desperation and weakness. Get out of the environment that brings you into a bad or evil inheritance. Go to a collection of people who hold good. This is the chain of kindness. Tabunglah as much kindness that saved your life. Fortunately for you, O my soul, has a God, God's forgiveness and His mercy is unlimited. As in a hadith qudsi ...
God said, "When a servant came to Me with sins area of the earth and sky, I'll accept it with forgiveness and mercy area of earth and heaven, too."
Hopefully we can all melakuakan the best bit by bit. God is always beside us. God always includes us. He was Maha Accept our repentance.
And Allaah knows best.
Langganan:
Postingan (Atom)
