Ibnu Mas`ud RA berkata, "Barangsiapa
yang ingin menemui Allah SWT pada hari perhitungan sebagai seorang
muslim, maka hendaknya ia menjaga shalat lima waktu dimana azan
dikumandangkan yaitu di mesjid, karena Allah telah menunjukkan
jalan-jalan untuk mendapatkan hidayah-Nya –sunanul huda- kepada Nabi
kalian dan shalat berjamaah adalah salah satu dari sunanul huda."
"Apabila kalian shalat di rumah-rumah kalian seperti orang yang biasa
mengakhir-akhirkan shalat dan mengerjakannya di rumah, berarti kalian
telah meninggalkan sunah Nabi SAW dan seandainya kalian meninggalkan
sunah Nabi niscaya sesatlah kalian. Dan tiadalah seseorang yang berwudhu
dengan sempurna lalu pergi ke salah satu mesjid untuk shalat berjamaah,
melainkan Allah mencatat pada setiap langkah yang dilangkahkannya
sebagai satu kebaikan (pahala), Allah mengangkat dengannya satu derajat,
dan Allah menghapus baginya satu kesalahan (dosa).
"Sungguh
saya telah melihat orang-orang diantara kami bahwa tidak ada seorangpun
yang menunda-nunda shalat (dengan mengerjakannya di rumah) kecuali orang
munafik yang telah jelas kemunafikannya. Dan sungguh pernah ada seorang
laki-laki (karena uzur) ia dipapah oleh dua orang untuk ditegakkan
dalam shaf shalat berjamaah."
Dalam riwayat lain disebutkan,
"Sungguh saya telah melihat orang-orang diantara kami bahwa tiada
seorangpun yang menunda-nunda shalat (dengan mengerjakannya di rumah)
kecuali orang munafik yang telah jelas kemunafikannya atau orang sakit.
Adakalanya seorang laki-laki dipapah oleh dua orang sehingga ia bisa
mendatangi shalat berjamaah. Sesungguhnya Rasulullah telah mengajarkan
kepada kami sunanul huda dan sesungguhnya shalat berjamaah di mesjid
adalah termasuk sunanul huda." (HR Muslim, Abu Daud, Nasai dan Ibnu
Majah).
Begitu besar keutamaan shalat berjamaah. Dalam hal
keutamaan lainnya, yaitu dapat menyelamatkan seseorang dari api neraka
dan membebaskannya dari sifat munafik. Ini dapat dilihat pada hadits
berikut yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, bahwa Rasulullah SAW
bersabda, "Seseorang yang selalu shalat dengan berjamaah selama empat
puluh hari tanpa tertinggal takbir yang pertama bersama imam akan
mendapat dua jaminan: 1. Diselamatkan dari neraka dan; 2. Bebas dari
sifat munafik." (HR Tirmidzi).
Termasuk juga dalam keutamaan
dari shalat berjamaah adalah jumlah pahala yang dilipat gandakan dari
shalat itu sendiri. Abdullah bin Umar RA berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, "Shalat dengan berjamaah dua puluh tujuh kali lebih baik
daripada shalat sendirian." (HR Bukhari, Muslim, Malik, Tirmidzi, dan
Nasai).
Lalu kenapa harus ke mesjid? Pertanyaan ini dapat
terjawab dalam sebuah hadits sohih yang diriwayatkan Abu Said RA bahwa
Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang yang selalu pergi ke mesjid,
saksikanlah olehmu bahwa dia beriman." Kemudian Nabi SAW membacakan ayat
dibawah ini, "Sesungguhnya yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah
hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat." (QS
Attaubah [9]: 18)
Dari Abdullah bin Mas’ud رضىالله عنه berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda عليكم بالصدق فان الصدق يهدي الى البر وان البر يهدي الى الجنة وما يزال الرجل يصدق ويتحرى الصدق حتى يكتب عند الله صديقا ........ “Berpeganglah kalian kepada kejujuran, karena itu akan membimbing kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Senantiasa seorang hamba berbuat jujur dan membiasakan sifat ini hingga dia dicatat di sisi Allah ta’ala sebagai seorang yang shiddiq (jujur). ....
Kamis, 12 Juli 2012
AGAR TERBEBAS DARI API NERAKA & SIFAT MUNAFIK
CIRI-CIRI ISTRI SHOLEHAH/IDAMAN
Sholehah adalah idaman bagi setiap laki-laki. Sholehah secara bahasa berarti layak
dan pantas. Dan istri sholehah adalah istri yang memiliki kepribadian layak sebagai
seorang istri. Kelayakan kepribadian tersebut dinilai dari sisi agama karena Islam telah memberitakan tentang ciri-ciri istri sholehah/idaman dalam banyak ayat-ayat
Al-Qur'an dan Hadist Nabi. Dan menjadi pribadi istri sholehah juga diidam-idamkan oleh kebanyakan wanita, baik yang telah menjadi istri atau yang
belum. Karena secara naluri, setiap orang selalu berusaha menjadi lebih baik dari apa
yang pernah dia raih sebelumnya. Jika anda seorang wanita yang ingin
menyempurnakan kepribadian sehingga menjadi seorang istri yang sholehah atau seorang laki-laki yang ingin memiliki seorang istri yang sholehah. perhatikan hadist berikut: ﺧﻴﺮ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓ ﻧﻈﺮﺕ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﺳﺮﺗﻚ ﻭَﺇِﺫﺍ ﺃَﻣَﺮﺗﻬَﺎ ﺃَﻃَﺎﻋَﺘﻚ ﻭَﺇِﺫﺍ ﻏﺒﺖ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺣﻔﻈﺘﻚ ﻓِﻲ ﻧَﻔﺴﻬَﺎ ﻚﻟﺎَﻣَﻭ Artinya: "Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang ketika engkau memandangnya akan
membuatmu bahagia dan jika diperintah, dia akan mentaatimu. Dan jika engkau tidak bersamanya, dia akan menjagamu dalam dirinya serta menjaga apa-apa yang engkau miliki." (HR Abu Daud, Al-Hakim
dan Al-Baihaqi)
3 Ciri-ciri Istri Sholehah/Idaman
1. Ketika dipandang, dia akan membuatmu
bahagia, nyaman dan menentramkan jiwa.
2. Ketika engkau memerintahkannya akan sesuatu yang mubah/boleh, dia mentaatimu.
3. Ketika engkau pergi dan dia tidak bersamamu, dia akan menjaga dirinya untukmu dan juga menjaga apa-apa yang engkau miliki; harta, anak dan lain-lain. Berlombalah untuk selalu menjadi lebih baik, memperbaiki kesalahan-kesalahan dan selalu berpikir maju, itulah pribadi seorang muslim yang hakiki.
dan pantas. Dan istri sholehah adalah istri yang memiliki kepribadian layak sebagai
seorang istri. Kelayakan kepribadian tersebut dinilai dari sisi agama karena Islam telah memberitakan tentang ciri-ciri istri sholehah/idaman dalam banyak ayat-ayat
Al-Qur'an dan Hadist Nabi. Dan menjadi pribadi istri sholehah juga diidam-idamkan oleh kebanyakan wanita, baik yang telah menjadi istri atau yang
belum. Karena secara naluri, setiap orang selalu berusaha menjadi lebih baik dari apa
yang pernah dia raih sebelumnya. Jika anda seorang wanita yang ingin
menyempurnakan kepribadian sehingga menjadi seorang istri yang sholehah atau seorang laki-laki yang ingin memiliki seorang istri yang sholehah. perhatikan hadist berikut: ﺧﻴﺮ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓ ﻧﻈﺮﺕ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﺳﺮﺗﻚ ﻭَﺇِﺫﺍ ﺃَﻣَﺮﺗﻬَﺎ ﺃَﻃَﺎﻋَﺘﻚ ﻭَﺇِﺫﺍ ﻏﺒﺖ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺣﻔﻈﺘﻚ ﻓِﻲ ﻧَﻔﺴﻬَﺎ ﻚﻟﺎَﻣَﻭ Artinya: "Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang ketika engkau memandangnya akan
membuatmu bahagia dan jika diperintah, dia akan mentaatimu. Dan jika engkau tidak bersamanya, dia akan menjagamu dalam dirinya serta menjaga apa-apa yang engkau miliki." (HR Abu Daud, Al-Hakim
dan Al-Baihaqi)
3 Ciri-ciri Istri Sholehah/Idaman
1. Ketika dipandang, dia akan membuatmu
bahagia, nyaman dan menentramkan jiwa.
2. Ketika engkau memerintahkannya akan sesuatu yang mubah/boleh, dia mentaatimu.
3. Ketika engkau pergi dan dia tidak bersamamu, dia akan menjaga dirinya untukmu dan juga menjaga apa-apa yang engkau miliki; harta, anak dan lain-lain. Berlombalah untuk selalu menjadi lebih baik, memperbaiki kesalahan-kesalahan dan selalu berpikir maju, itulah pribadi seorang muslim yang hakiki.
kecantikan lelaki
Kecantikan seorang lelaki bukan kepada rupa fizikal tetapi pada murni rohani. Lelaki yang cantik adalah :
1. Lelaki yang mampu mengalirkan airmata untuk ingatan
2. Lelaki yang sedia menerima segala teguran
3. Lelaki yang memberi madu setelah menerima racun
4. Lelaki yang tenang dan lapang dada
5. Lelaki yang baik sangka
6. Lelaki yang tidak pernah putus asa
Kecantikan lelaki berdiri di atas kemuliaan hati. Seluruh kecantikan yang ada pada Muhammad adalah kecantikan yang sempurna seorang lelaki
1. Lelaki yang mampu mengalirkan airmata untuk ingatan
2. Lelaki yang sedia menerima segala teguran
3. Lelaki yang memberi madu setelah menerima racun
4. Lelaki yang tenang dan lapang dada
5. Lelaki yang baik sangka
6. Lelaki yang tidak pernah putus asa
Kecantikan lelaki berdiri di atas kemuliaan hati. Seluruh kecantikan yang ada pada Muhammad adalah kecantikan yang sempurna seorang lelaki
TERIMALAH IA DENGAN SEADANYA
JANGAN MENCARI TERLALU “SEMPURNA”
Bismillah
Jika kamu memancing ikan……
Setelah ikan itu terlekat di mata kail……
Hendaklah kamu mengambil ikan itu……
Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula kedalam air begitu sahaja…….
Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya……
Ketajaman mata kail kamu & mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup……
Begitulah juga……
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang ……
Setelah ia mulai MENYAYANGI kamu……
Hendaklah kamu MENJAGA hatinya……
Janganlah sesekali kamu terus MENINGGALKANNYA begitu saja……
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu……
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia masih mengingati kamu……
Jika kamu MENADAH air biarlah berpada……
Jangan terlalu berharap pada takungannya dan menganggap ia begitu teguh……
Cukuplah sekadar untuk KEPERLUANMU sahaja……
Kerana apabila ia mulai RETAK ….tidak sukar untuk kamu menampal dan memperbaikinya semula……
Dan bukannya terus dibuang begitu sahaja……
Begitulah juga……
Jika kamu sedang memiliki seseorang…. TERIMALAH dia seadanya……
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan mengganggapkan dia begitu istimewa……
Anggaplah dia manusia biasa……
Kerana apabila dia melakukan KESILAPAN …. tidaklah sukar untuk kamu MEMAAFKANNYA dan MEMBOLEHKAN hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhir hayat
Dan bukannya MENGHUKUMNYA dan MENINGGALKAN dia begitu sahaja kerana kamu merasa terlalu kecewa dengan sikapnya
Lalu semuanya akan menjadi TERHENTI begitu sahaja……
Jika kamu MEMILIKI sepinggan nasi……
Yang kamu pasti baik untuk diri kamu……
Yang MENGENYANGKAN dan BERKHASIAT ……
Mengapa kamu berlengah lagi? Cuba mencari makanan yang lain……
Kerana terlalu ingin mengejar KELAZATAN ……
Kelak, nasi itu akan BASI sendiri dan kamu sudah tidak boleh menikmatinya lagi……
Kamu akan MENYESAL ……
Begitulah juga……
Jika kamu telah bertemu dengan seorang INSAN ……
Yang kamu pasti boleh membawa KEBAIKAN kepada dirimu……
MENYAYANGIMU …. MENGASIHIMU ….dan MENCINTAIMU ….
Mengapa kamu berlengah lagi?
Coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain……
Terlalu mengejar KESEMPURNAAN ……
Kelak, dia akan BERJAUH HATI dan kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain……
Kamu juga yg akan MENYESAL dan tidak ada gunanya lagi……
Oleh itu janganlah kita terlalu mengejar KESEMPURNAAN kerana ia bukanlah faktor utama KEBAHAGIAAN yang sempurna, sedangkan jika kita boleh memaafkan KESILAPAN orang yang kita sayang dan akur dengan KELEMAHANNYA sebagai manusia biasa serta BERSYUKUR dengan apa yang kita sudah MILIKI …kita akan BAHAGIA, BAHAGIA dan terus BAHAGIA …itu lebih BERMAKNA !
“Begitu hidup ini tiada yang abadi yg patah Kan tumbuh yang hilang Kan berganti, namun yang berganti tidak mungkin sama seperti yang hilang”
Bismillah
Jika kamu memancing ikan……
Setelah ikan itu terlekat di mata kail……
Hendaklah kamu mengambil ikan itu……
Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula kedalam air begitu sahaja…….
Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya……
Ketajaman mata kail kamu & mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup……
Begitulah juga……
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang ……
Setelah ia mulai MENYAYANGI kamu……
Hendaklah kamu MENJAGA hatinya……
Janganlah sesekali kamu terus MENINGGALKANNYA begitu saja……
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu……
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia masih mengingati kamu……
Jika kamu MENADAH air biarlah berpada……
Jangan terlalu berharap pada takungannya dan menganggap ia begitu teguh……
Cukuplah sekadar untuk KEPERLUANMU sahaja……
Kerana apabila ia mulai RETAK ….tidak sukar untuk kamu menampal dan memperbaikinya semula……
Dan bukannya terus dibuang begitu sahaja……
Begitulah juga……
Jika kamu sedang memiliki seseorang…. TERIMALAH dia seadanya……
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan mengganggapkan dia begitu istimewa……
Anggaplah dia manusia biasa……
Kerana apabila dia melakukan KESILAPAN …. tidaklah sukar untuk kamu MEMAAFKANNYA dan MEMBOLEHKAN hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhir hayat
Dan bukannya MENGHUKUMNYA dan MENINGGALKAN dia begitu sahaja kerana kamu merasa terlalu kecewa dengan sikapnya
Lalu semuanya akan menjadi TERHENTI begitu sahaja……
Jika kamu MEMILIKI sepinggan nasi……
Yang kamu pasti baik untuk diri kamu……
Yang MENGENYANGKAN dan BERKHASIAT ……
Mengapa kamu berlengah lagi? Cuba mencari makanan yang lain……
Kerana terlalu ingin mengejar KELAZATAN ……
Kelak, nasi itu akan BASI sendiri dan kamu sudah tidak boleh menikmatinya lagi……
Kamu akan MENYESAL ……
Begitulah juga……
Jika kamu telah bertemu dengan seorang INSAN ……
Yang kamu pasti boleh membawa KEBAIKAN kepada dirimu……
MENYAYANGIMU …. MENGASIHIMU ….dan MENCINTAIMU ….
Mengapa kamu berlengah lagi?
Coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain……
Terlalu mengejar KESEMPURNAAN ……
Kelak, dia akan BERJAUH HATI dan kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain……
Kamu juga yg akan MENYESAL dan tidak ada gunanya lagi……
Oleh itu janganlah kita terlalu mengejar KESEMPURNAAN kerana ia bukanlah faktor utama KEBAHAGIAAN yang sempurna, sedangkan jika kita boleh memaafkan KESILAPAN orang yang kita sayang dan akur dengan KELEMAHANNYA sebagai manusia biasa serta BERSYUKUR dengan apa yang kita sudah MILIKI …kita akan BAHAGIA, BAHAGIA dan terus BAHAGIA …itu lebih BERMAKNA !
“Begitu hidup ini tiada yang abadi yg patah Kan tumbuh yang hilang Kan berganti, namun yang berganti tidak mungkin sama seperti yang hilang”
DALAM SUJUD TERAKHIRKU
Ya Allah
Dalam sujud terakhirku
Kuteriakkan asma'Mu sekeras-kerasnya
Agar runtuh dinding kesombongan dalam hatiku
Biar tenggelam segala kejahilanku..
Ya Rabbi
Dalam sujud terakhirku
Ku menangis sejadi-jadinya
Biar kering air mata ini
Namun basah ladang hati yang gersang..
Ya Rahman
Dalam sujud terakhirku
Kulihat semua dosa yang membayangiku
Kelam mencengkam jiwa yang lusuh...
Ya Mujib..
Aku berlindung di atas nama-Mu dan kekuasaanMu..
Peliharalah diri dan hatiku
Agar ia mampu membesar dengan baik
Redhalah daku menjadi sayap kiri perjuangan..
Biarlah daku menyemarakkanya..
Kan ku teguh menatang serikandi ummah..
Ya Rahim
Dalam sujud terakhirku
Biarkan daku patah dalam cahaya-Mu
Biarkan kumusnahkan titik-titik kemunafikanku
Agar daku kembali ke dalam pelukan hidayah-Mu
Ya Allah..
Aku akui keagungan-Mu..
Namun hatiku sering leka..
Jahiliah seringkali bertakhta dijiwaku..
Aku mohon agar diberikan hati yang baru..
Hati yang sering terikat dengan-Mu..
Yang sentiasa rindu dan takut pada-Mu..
Ya Malik..
aku berharap diri ini belum terlewat..
Untuk aku kembali sujud dan bertaubat kepada-Mu..
Ampunkan segala dosa-dosaku
Di atas setiap keterlanjuranku
Janganlah Engkau panggil daku tika diri ini masih berlumuran noda..
Kasihanilah daku, Ya Allah
Bantulah daku dalam menempuh jalan rasul2Mu..
Dalam usaha mencari firdaus-Mu..
Ya Allah Hanya kepada-Mu lah terletaknya harapanku
Biarkanku hirup nafasku sekali lagi
Hanya untuk menyebut nama-Mu dan kekasih-Mu tercinta
Sesungguhnya aku adalah kepunyaan Allah
Dan kepada-Nya jualah aku pasti kembali....Amiin ya Rabbal 'alamin.
Dalam sujud terakhirku
Kuteriakkan asma'Mu sekeras-kerasnya
Agar runtuh dinding kesombongan dalam hatiku
Biar tenggelam segala kejahilanku..
Ya Rabbi
Dalam sujud terakhirku
Ku menangis sejadi-jadinya
Biar kering air mata ini
Namun basah ladang hati yang gersang..
Ya Rahman
Dalam sujud terakhirku
Kulihat semua dosa yang membayangiku
Kelam mencengkam jiwa yang lusuh...
Ya Mujib..
Aku berlindung di atas nama-Mu dan kekuasaanMu..
Peliharalah diri dan hatiku
Agar ia mampu membesar dengan baik
Redhalah daku menjadi sayap kiri perjuangan..
Biarlah daku menyemarakkanya..
Kan ku teguh menatang serikandi ummah..
Ya Rahim
Dalam sujud terakhirku
Biarkan daku patah dalam cahaya-Mu
Biarkan kumusnahkan titik-titik kemunafikanku
Agar daku kembali ke dalam pelukan hidayah-Mu
Ya Allah..
Aku akui keagungan-Mu..
Namun hatiku sering leka..
Jahiliah seringkali bertakhta dijiwaku..
Aku mohon agar diberikan hati yang baru..
Hati yang sering terikat dengan-Mu..
Yang sentiasa rindu dan takut pada-Mu..
Ya Malik..
aku berharap diri ini belum terlewat..
Untuk aku kembali sujud dan bertaubat kepada-Mu..
Ampunkan segala dosa-dosaku
Di atas setiap keterlanjuranku
Janganlah Engkau panggil daku tika diri ini masih berlumuran noda..
Kasihanilah daku, Ya Allah
Bantulah daku dalam menempuh jalan rasul2Mu..
Dalam usaha mencari firdaus-Mu..
Ya Allah Hanya kepada-Mu lah terletaknya harapanku
Biarkanku hirup nafasku sekali lagi
Hanya untuk menyebut nama-Mu dan kekasih-Mu tercinta
Sesungguhnya aku adalah kepunyaan Allah
Dan kepada-Nya jualah aku pasti kembali....Amiin ya Rabbal 'alamin.
Buta Karena Menangis Kepada-Nya Allah
Saleh Al-Muri bercerita, bahawa dia pernah melihat seorang perempuan tua
memakai baju kasar di Mihrab Daud Alaihissalam. Perempuan yang telah
buta matanya itu sedang mengerjakan solat sambil menangis terisak-isak. Setelah selesai solat dia mengangkat wajahnya ke langit dan berdoa:
“Wahai Tuhan Engkaulah tempatku memohon dan Pelindungku dalam hidup. Engkaulah penjamin dan pembimbingku dalam mati. Wahai Yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan rahsia, serta setiap getaran batin tidak ada Raja bagiku selain Engkau yang kuharap dapat mengelak bencana yang dahsyat.”
Saleh Al-Muri memberi salam kepada perempuan tersebut dan bertanya: “Wahai puan! Apa yang menyebabkan hilangnya penglihatanmu?”
“Tangisku yang disebabkan sedihnya hatiku kerana terlalu banyaknya maksiatku kepada-Nya, dan terlalu sedikitnya ingatan dan pengabdianku kepada-Nya. Jika Dia mengampunkan aku dan menggantinya di akhirat nanti, adalah lebih baik dari kedua-dua mataku ini. Jika Dia tidak mengampunkan aku, buat apa mata di dunia tetapi akan dibakar di nereka nanti.” Kata perempuan tua itu.
Saleh pun ikut menangis kerana sangat terharu mendengar hujjah wanita yang menggerunkan itu.
“Wahai Saleh! Sudikah kiranya engkau membacakan sesuatu dari ayat Al-Quran untukku. Kerana aku sudah sangat rindu kepadanya.” Pinta perempuan itu.
Lalu Saleh membacakan ayat yang ertinya:
“Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya.”
(Al-An’am: 91)
“Wahai Saleh, siapakah yang berkhidmat kepada-Nya dengan sebenarnya?” Kata perempuan itu lalu menjerit kuat-kuat dengan jeritan yang boleh menggoncangkan hati orang yang mendengarnya. Dia jatuh ke bumi dan meninggal dunia seketika itu juga.
Pada suatu malam Saleh Al-Muri bermimpi berjumpa dengan perempuan tua itu dalam keadaan memakai baju yang sangat bagus.
Dalam mimpi tersebut Saleh bertanya: “Bagaimana keadaanmu sekarang?”
Perempuan itu menjawab: “Sebaik saja rohku dicabut, aku didudukkan di hadapan-Nya dan berkata: “Selamat datang wahai orang yang mati akibat terlalu sedih kerana merasa sedikitnya khidmatnya kepada-Ku.”
“Wahai Tuhan Engkaulah tempatku memohon dan Pelindungku dalam hidup. Engkaulah penjamin dan pembimbingku dalam mati. Wahai Yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan rahsia, serta setiap getaran batin tidak ada Raja bagiku selain Engkau yang kuharap dapat mengelak bencana yang dahsyat.”
Saleh Al-Muri memberi salam kepada perempuan tersebut dan bertanya: “Wahai puan! Apa yang menyebabkan hilangnya penglihatanmu?”
“Tangisku yang disebabkan sedihnya hatiku kerana terlalu banyaknya maksiatku kepada-Nya, dan terlalu sedikitnya ingatan dan pengabdianku kepada-Nya. Jika Dia mengampunkan aku dan menggantinya di akhirat nanti, adalah lebih baik dari kedua-dua mataku ini. Jika Dia tidak mengampunkan aku, buat apa mata di dunia tetapi akan dibakar di nereka nanti.” Kata perempuan tua itu.
Saleh pun ikut menangis kerana sangat terharu mendengar hujjah wanita yang menggerunkan itu.
“Wahai Saleh! Sudikah kiranya engkau membacakan sesuatu dari ayat Al-Quran untukku. Kerana aku sudah sangat rindu kepadanya.” Pinta perempuan itu.
Lalu Saleh membacakan ayat yang ertinya:
“Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya.”
(Al-An’am: 91)
“Wahai Saleh, siapakah yang berkhidmat kepada-Nya dengan sebenarnya?” Kata perempuan itu lalu menjerit kuat-kuat dengan jeritan yang boleh menggoncangkan hati orang yang mendengarnya. Dia jatuh ke bumi dan meninggal dunia seketika itu juga.
Pada suatu malam Saleh Al-Muri bermimpi berjumpa dengan perempuan tua itu dalam keadaan memakai baju yang sangat bagus.
Dalam mimpi tersebut Saleh bertanya: “Bagaimana keadaanmu sekarang?”
Perempuan itu menjawab: “Sebaik saja rohku dicabut, aku didudukkan di hadapan-Nya dan berkata: “Selamat datang wahai orang yang mati akibat terlalu sedih kerana merasa sedikitnya khidmatnya kepada-Ku.”
Langganan:
Postingan (Atom)




