Kamis, 12 Juli 2012

Ketika Aku Ingin Menikah

"Wahai Rabb semesta alam.
Ku ingin menikah atas perintah-Mu.
Sungguh ku sangat khawatir tak mampu menjalankan perintah-Mu.
Tak berpijak nafsu atau kepentinganku,tapi tuk harap ridha-Mu.

Wahai Maha Penggerak hati.
Izinkanlah hati ini tunduk dalam biduk cinta keshalihan.
Terpatri ikrar Ilahiyah dan Tauhid.
Jangan kau biarkan hatiku keras membatu karena nafsu.
Terombang-ambing atas cinta,harapan fana nan semu.

Kini hatiku gelisah tak menentu ya Rabb.
Air mata seolah tak terbendung karena khawatir akan fitnah.
Takut akan kehancuran pribadiku,karena godaan syaitan mengusik sepanjang waktu.
Iman ini mulai rapuh dan ragu pada janji-Mu.

Ku sadari Ya Rabb,saat ini pernikahan adalah ujian terbesarku.
Orientasi dan kecintaan pada diri-Mu kini Kau uji.
Kau suguhkan harta,tahta dan paras menarik semata.
Ya Rabb,lindungi dan mampukan diriku,untuk lolos ujian-Mu.

Jangan gagalkan aku memperoleh ridha-Mu ya Rabb.
Ku sadari begitu banyak pejuang yang gagal dalam ujian ini.
Terbelenggu oleh duniawi dan kebahagiaan sesaat.
Terjebak oleh nafsu dan romantika keruh.
Melepaskan perjuangan hingga hilang hanyut dalam kenistaan cinta yang fana.

Banyak cinta yang datang menghampiri dan aku resah ya Rabb.
Ketika itu tak lahir dari syariat-Mu.
Bukan dalam kerangka Iman dan Islam.
Bukan untuk-Mu tapi hanya untukku.

Ya Rabb,hanya pada-Mu aku berkesah.
Karena hanya pada-Mu aku berlindung dan memohon.
Tunjukilah jalan yang benar dan lurus ya Rabb.
Jalan yang Kau ridhai bukan jalan yang Kau celakakan.

Mampukah aku memenuhi perintah-Mu untuk menikah.
Hindarkan dari kehancuran dan kehinaan.
Kokohkan niat untuk melangkah dalam kesucian.
Luluskan dalam menghadapi ujian-Mu...

Demi Allah aku menikah...
Laa illaha illallah Muhammadarrasulullah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar