Rabu, 22 Agustus 2012

Wahai engkau Lelaki sholeh

Wahai engkau Lelaki sholeh,
Ini bukan MAINAN perasaan untuk sebuah penantian,
Mengapa aku berkata seperti ini? 
Karena aku tahu,diriku terlalu banyak kekurangan dan karenanya... 
aku PERLU seseorang yg lebih halus untuk menaklukkan hatiku
yg tegas dan yg lebih tangguh untuk menguatkan hatiku yg lemah dengan izin-Nya...

Aku tahu...
terlalu banyak yg harus aku perbaiki...
karenanya,aku menunggumu untuk menjadi pendamping hidupku...

aku menunggumu untuk lebih membimbingku dengan tulusmu...
untuk lebih mengajariku dengan sabarmu hingga kenikmatan imanku terhadapNya semakin dalam dengan ijinNya....
disetiap harinya untuk selama-lamanya ...

Aku tahu, dalam hatiku...
aku tak ingin hidup sendiri, karenanya, aku berharap...
Allah menganugerahkan padaku seorang imam untuk berbagi
banyak hal dan menerima apa adanya diriku beserta keluargaku

Duhai Kekasih yang tertulis di Lauhul Mahfuz untukku...
bila engkau benar2 ada dlm hidupku...
semoga Allah memantapkan hati kita dan mendekatkan kita dijalan yg lebih Ia Ridhoi-Nya Aamiin...

Aku mencintaimu karena Allah...
Aku merindukanmu karena Allah dan
aku menunggumu karena Allah...
diraga manakah jiwamu bersemayam??

Dari sini aku menatap jejakmu dengan raga yg menari bersama angin...
diantara gemuruh ombak kerinduanku..
Rasakan getarku...
yg membiarkan selarik bintang menemanimu serta untuk menjemputku. ..
meski mungkin tak ada peta yg bisa dirimu genggam...
izinkan bisik hatiku dan doa dlm setiap sholatku,
sebagai petunjuk arahmu dengan izin-Nya...

Ya Rabbi... redamkanlah rinduku dijalan yang terbaik menurut Engkau untuk
dunia dan akhiratku .... Bila kerabat dan teman tak lagi cukup untuk
menemani kehidupanku. .. maka hari itu adalah yang aku ???tunggu..apakah dia,jawaban itu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar